Berpaling dengan raut muka
Dengan kakimu aku pergi
Berpaling dari menunggu dan menanti
Dengan tubuhmu aku bertopang
Berpaling dari kasih dan sayang
Melihat jauh kapal berlayar
Dapatkah suaramu aku dengar?
Di bawah sinar bulan meremang
Kau belai rambutku dan menimang
Bersama nongolmya mentari pagi
Akankah engkau juga pergi?
Saat airmataku mengalir
Apa sama yang kau rasa?
Pedih perih mengiris hati
Mencari makna kehudupan yang kita punya...
Terungat kembali wajahmu di angan
Kau tatap langut penuh bintang seraya berkata,
Akan ku ingat selalu hari ini
Kau adalah cintaku yang tak akan ku bagi
dan aku pun bersyukur telah memilikimu
ku harap kau akan kumiliki seutuhnya sampai akhir nanti...
Tuhan, terimakasih
telah kau ciptan dia untukku
Walau mungkin tak bisa bersama
Setidaknya kali ini, bisa kami lalui berdua....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar