2014/07/14

Benarkah Hanya Luka?

Sekian lama kita bersama
Lalui kepahitan dan kepedihan berdua
Akhirnya kau putuskan ikatan kita
Kau pergi tinggalkan ku sendiri

Ku terima keputusanmu
Kau tinggalkan aku, hatiku beku
Menatap perih kepergianmu
Kutapaki jalanku dengan perasaan hancur berdebu

Benarkah hanya duka yang kau rasa?
Benarkah hanya luka yang kau terima?
Benarkah hanya sakit hati yang kau punya?
Selama bersamaku?...
Lalu,
kebersamaan kita,
waktu yang kita habiskan berdua,
canda tawa kita,
pembicaraan masa depan kita,
mimpi kita,
hobi, kejutan, permainan,
masa-masa yang kita lewati berdua
Menurutmu itu semua apa?

Benarkah hanya luka?
Apakah itu yang kau terima?
Aku terus melukaimu
Kebaikanku...
kenapa hanya melukaimu,
hanya meninggalkan rasa sakit,
rasa sesak yang menyeruak...

Maafkan aku...
Jika itu keputusanmu
Aku terima dengan lapang dada
Ku tinggalkan kau dengan senyuman
Selama tak kau sesalkan
Selama tak kau ratapi perpisahan ini...

Kau tak perlu khawatir
Aku takkan apa-apa
Aku akan baik-baik saja
Semoga kau bahagia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar